Pada Jumat, 26 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Perkenalan dan Pemaparan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 yang bertempat di Rumah Dukuh Padukuhan Tunjungan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah padukuhan serta masyarakat dalam pelaksanaan berbagai program pengabdian.
Acara juga dihadiri oleh seluruh Ketua RT dan Ketua RW, serta perwakilan tokoh masyarakat, bersama 6 mahasiswa KKN UGM yang akan melaksanakan pengabdian di Padukuhan Tunjungan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk dukungan dan komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan KKN yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan perkenalan enam mahasiswa KKN yang memperkenalkan nama, daerah asal, program studi, serta fakultas masing-masing. Setiap mahasiswa juga memaparkan program kerja yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Dalam sambutannya, Dukuh Tunjungan, Suwanto, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN UGM. Beliau berharap para mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat, menjalin komunikasi yang baik, serta membangun support system yang kuat bersama warga. Dengan semangat kebersamaan diharapkan seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi Padukuhan Tunjungan.
Selanjutnya, Ketua Kelompok KKN memaparkan agenda dan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Berbagai program tersebut disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat Padukuhan Tunjungan. Salah satu fokus kegiatan adalah pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku usaha melalui edukasi serta pendampingan, pengadaan papan nama KWT dan juga meliputi optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha, serta pelatihan penyusunan pembukuan keuangan yang baik dan optimal.
Selain itu, mahasiswa KKN juga akan melaksanakan pendampingan dan sosialisasi mengenai budidaya perikanan, mulai dari pemilihan jenis ikan, manajemen pakan, teknik budidaya yang baik. Di bidang pertanian, masyarakat juga akan mendapatkan pendampingan terkait budidaya tanaman seperti buah melon sebagai salah satu upaya meningkatkan potensi dan nilai ekonomi hasil pertanian.
Dalam mendukung transformasi digital, mahasiswa KKN akan memberikan pendampingan penggunaan QRIS sebagai sistem transaksi digital yang aman, mudah, dan praktis bagi pelaku usaha. Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa juga akan menyerahkan buku saku yang berisi panduan berbagai program kerja sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai referensi setelah kegiatan KKN berakhir.
Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, program KKN juga memberikan perhatian kepada generasi muda melalui pendampingan pembelajaran mata pelajaran disekolah, pembinaan potensi lokal anak-anak, serta pelaksanaan simulasi dan mitigasi bencana gempa bumi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat sejak usia dini.
Ketua KKN juga menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang telah dipaparkan masih sangat terbuka terhadap berbagai masukan, saran, dan aspirasi dari masyarakat. Diharapkan melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, setiap program dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran, memberikan manfaat yang optimal, dan dapat berjalan dengan lancar selama masa pengabdian di Padukuhan Tunjungan.
Dalam sesi diskusi, pihak PPAUD Parikesit turut menyampaikan usulan program edukasi lingkungan melalui penanaman tanaman hias menggunakan polybag di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memperindah area sekolah. Para pendidik PPAUD Parikesit menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya agar kegiatan dapat terlaksana sebagai bagian dari kolaborasi antara mahasiswa KKN UGM dengan lembaga pendidikan di Padukuhan Tunjungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN UGM, pemerintah padukuhan, dan seluruh masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, seluruh program kerja diharapkan dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata, serta menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, dan kemajuan Padukuhan Tunjungan secara berkelanjutan.
Acara di tutup dengan tanya jawab berkaitan dengan program kerja dan sesi foto bersama
Pada Jumat, 26 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Perkenalan dan Pemaparan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 yang bertempat di Rumah Dukuh Padukuhan Tunjungan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa KKN dengan pemerintah padukuhan serta masyarakat dalam pelaksanaan berbagai program pengabdian.
Acara juga dihadiri oleh seluruh Ketua RT dan Ketua RW, serta perwakilan tokoh masyarakat, bersama 6 mahasiswa KKN UGM yang akan melaksanakan pengabdian di Padukuhan Tunjungan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk dukungan dan komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan KKN yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan perkenalan enam mahasiswa KKN yang memperkenalkan nama, daerah asal, program studi, serta fakultas masing-masing. Setiap mahasiswa juga memaparkan program kerja yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Dalam sambutannya, Dukuh Tunjungan, Suwanto, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN UGM. Beliau berharap para mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat, menjalin komunikasi yang baik, serta membangun support system yang kuat bersama warga. Dengan semangat kebersamaan diharapkan seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi Padukuhan Tunjungan.
Selanjutnya, Ketua Kelompok KKN memaparkan agenda dan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Berbagai program tersebut disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat Padukuhan Tunjungan. Salah satu fokus kegiatan adalah pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku usaha melalui edukasi serta pendampingan, pengadaan papan nama KWT dan juga meliputi optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha, serta pelatihan penyusunan pembukuan keuangan yang baik dan optimal.
Selain itu, mahasiswa KKN juga akan melaksanakan pendampingan dan sosialisasi mengenai budidaya perikanan, mulai dari pemilihan jenis ikan, manajemen pakan, teknik budidaya yang baik. Di bidang pertanian, masyarakat juga akan mendapatkan pendampingan terkait budidaya tanaman seperti buah melon sebagai salah satu upaya meningkatkan potensi dan nilai ekonomi hasil pertanian.
Dalam mendukung transformasi digital, mahasiswa KKN akan memberikan pendampingan penggunaan QRIS sebagai sistem transaksi digital yang aman, mudah, dan praktis bagi pelaku usaha. Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa juga akan menyerahkan buku saku yang berisi panduan berbagai program kerja sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai referensi setelah kegiatan KKN berakhir.
Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, program KKN juga memberikan perhatian kepada generasi muda melalui pendampingan pembelajaran mata pelajaran disekolah, pembinaan potensi lokal anak-anak, serta pelaksanaan simulasi dan mitigasi bencana gempa bumi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi situasi darurat sejak usia dini.
Ketua KKN juga menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang telah dipaparkan masih sangat terbuka terhadap berbagai masukan, saran, dan aspirasi dari masyarakat. Diharapkan melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, setiap program dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran, memberikan manfaat yang optimal, dan dapat berjalan dengan lancar selama masa pengabdian di Padukuhan Tunjungan.
Dalam sesi diskusi, pihak PPAUD Parikesit turut menyampaikan usulan program edukasi lingkungan melalui penanaman tanaman hias menggunakan polybag di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memperindah area sekolah. Para pendidik PPAUD Parikesit menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungannya agar kegiatan dapat terlaksana sebagai bagian dari kolaborasi antara mahasiswa KKN UGM dengan lembaga pendidikan di Padukuhan Tunjungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN UGM, pemerintah padukuhan, dan seluruh masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, seluruh program kerja diharapkan dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata, serta menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, dan kemajuan Padukuhan Tunjungan secara berkelanjutan.
Acara di tutup dengan tanya jawab berkaitan dengan program kerja dan sesi foto bersama.Ded